Para Pecinta Kucing Perhatikan ini



Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang memiliki banyak penggemar, terutama di Indonesia. Tingkahnya yang lucu membuat orang-orang gemes akan tingkahnya. Bahkan, ada orang-orang yang begitu menyukai kucing akhirnya membuat komunitas untuk hewan berbulu tersebut.

Hewan berkaki empat dengan suara khas meow ini merupakan hewan mamalia yang seringkali menjadi pilihan hewan peliharan banyak keluarga, baik di Indonesia hingga di mancanegara.

Selain memiliki tingkah yang menggemaskan, kucing juga dikenal akan kesetiaan dan kecerdasannya. Maka hal inilah yang membuat anda mungkin tertarik atau sudah memiliki peliharaan kucing di rumah.

Binatang berbulu yang lucu ini ternyata memiliki beberapa fakta yang unik dan menarik. Salah satunya adalah tidak bisa merasakan rasa manis.

1. Kucing Tidak Bisa Merasakan Manis

kucing tidak bisa merasakan rasa manis? Ternyata alasannya adalah karena kucing tidak bisa mengenali rasa manis.

Setiap mamalia memiliki gen yang membuatnya bisa menerima rasa manis. 

Rasa manis tersebut dirasakan oleh reseptor di ujung sel perasa bernama T1R2 dan T1R3.

Tetapi pada kucing, sel perasa tersebut tidak berfungsi dengan baik. Terutama pada gen T1R2. Jadi, itulah mengapa kucing tidak bisa merasakan rasa manis.

2. Kucing Menghabiskan 70% Hidupnya untuk Tidur

Kucing dapat tidur dengan menghabiskan waktu selama 15 jam per hari.

Di rumah, kamu pasti lebih sering melihat kucingmu tidur daripada bermain, kan, teman-teman.

Ternyata kucing bisa tidur dengan menghabiskan waktu selama 15 sampai 20 jam per hari!

Saat anak ingin bermain dengan kucing di siang hari, ia mungkin akan melihat peliharaannya tersebut sedang tidur. Jika kucing memang dalam keadaan sehat, ia bisa selalu tidur setiap saat. Namun hal ini juga mengindikasi bahwa kucing merupakan hewan yang cerdas.

Menurut Animal Emergency Center, di alam liar, keluarga kucing besar suka tidur untuk mendinginkan otaknya dan juga mengembalikan energi untuk berburu. Semakin aktif otak serta fisiknya, kucing akan mudah tidur dan tidak peduli dengan keadaan lingkungannya.

Namun, Mama perlu perhatikan jika perilaku tidur kucing yang berubah-ubah atau tubuh yang selalu lemas. Mama perlu membawa kucing ke dokter jika sudah menunjukkan tanda lemas, dehidrasi, atau ada yang sakit dalam tubuhnya.

3. Selalu Menjilat bagian tubuh.

Anda pasti sering melihat kalau kucing suka menjilat bagian tubuhnya. Namun bukan tanpa alasan atau sekadar bermain saja, kucing memahami kenapa ia harus melakukan hal tersebut.

Menjilat bagian tubuh merupakan cara kucing untuk membersihkan tubuhnya dari berbagai macam kotoran hingga parasit. Dilansir dari The Spurce Pets, jilatan kucing di tubuhnya tersebut dapat membantu menghilangkan kulit mati.

Kucing yang masih kecil juga dapat memahami bahwa jilatannya ampuh dalam membersihkan tubuh. Hal ini karena kecerdasannya yang sudah diturunkan dari generasi ke generasi melalui evolusi.

Pengetahuan akan manfaat lidah pada kucing ini sudah ditanamkan secara genetik mereka sejak jutaan tahun yang lalu.

4. Telinga Mampu berputar 180°.

Dilansir dari Catster, kemampuan kucing untuk memutar telinganya hingga 180° disebabkan oleh adanya 32 jaringan otot yang mengendalikan telinganya tersebut.

Oleh sebab itu, dalam kondisi tertentu kucing hanya menggerakkan telinganya tanpa menoleh sumber dari suara yang ia dengar.

5. Kucing merupakan hewan soliter.

Di film-film atau di dunia nyata kucing sering terlihat berkumpul bersama kawanannya. Namun, hewan ini juga bisa hidup secara mandiri, ini sebabnya kucing serta jenis familinya seperti harimau, cheetah, leopard, dan kucing hutan dianggap sebagai hewan soliter atau mandiri.

Untuk hidup secara mandiri, kucing membutuhkan kecerdasan di alam liar. Tepatnya untuk berjuang, berburu, bertahan hidup, serta menikmati dunianya sendiri. Hingga anak tidak perlu heran jika melihat kucing peliharaannya suka menyendiri.

Hal tersebut karena memang refleksi dari tingkat kecerdasannya. Namun, sifat ini bukan sebuah kemutlakan. karena ada banyak kucing rumahan yang hidupnya suka berkelompok, yang terjadi karena evolusi selama ratusan hingga jutaan tahun.

6. Melompat 5 kali panjang badannya.

Menurut situs catsinternational.org, dalam kondisi idealnya, kucing dapat melompat cukup jauh, yaitu sekitar 5 kali dari panjang badannya. Namun, hal ini juga dipengaruhi oleh berat si meow. Kalau terlalu gemuk kucing akan lebih sulit untuk melompat jauh.

Nah, itulah 10 fakta terkait kucing yang mungkin akan membuat kamu kagum.

Bisa jadi masih banyak hal unik lainya dari kucing yang belum kita ketahui, seperti perilaku atau kebiasaanya yang kadang nyeleneh itu. Memang, setiap hewan memiliki keunikannya masing-masing yang telah diberikan oleh Sang Pencipta. Sering kali keunikan-keunikan tersebut membuat kita kagum dan semakin menyayangi hewan-hewan tersebut.  


Nah itulah beberapa fakta menarik tentang kucing yang perlu anda ketahui. 

Close Menu